Rog Phone 3 Monster Battery! Connected without later, Play Lot Longer!

Lalu hape keren seperti apa sih yang di support sama baterai yang gede-nya kaya monster gini? Aku menuliskannya diartikel ini.

Smartphone di jaman sekarang sudah jadi barang yang cukup penting bagi banyak orang. Ngaku deh, sebagian besar dari kita biasanya lebih gampang panik kalau ketinggalan smartphone ketimbang ketinggalan dompet, termasuk aku sih salah satunya. Pernah nih ya, aku ketinggalan dompet waktu mau pergi ke kantor, tapi masih bisa santai aja gitu. Beda banget waktu ketinggalan hape Asus-ku, itu motorku langsung balik arah buat balik lagi jemput si hp.

Most of us carry at least one device, all the time, every day. In fact many of us would feel naked without our smartphone. It’s hardly surprising mobile search queries – and mobile commerce – are growing dramatically across the world.

Larry Page

Soalnya kalau ketinggalan dompet, kita masih bisa jajan pakai e-wallet kan ya? Data-data juga biasanya udah disimpan di cloud. Tapi kalau ketinggalan smartphone, itu paniknya bisa luar biasa, karena kontak kerjaan disana semua, belom push email, belom bahan bacaan, belom pulang harus pake ojol, belom kalau ada jadwal mabar ama temen tongkrongan.

Dan tau sendiri kalau si smartphone ini semakin sering banyak aplikasi yang aktif, ditambah durasi penggunaan yang cukup sering, bikin baterainya jadi lebih cepat habis. Udah deh, charger ataupun power bank ga luput nangkring di dalam tas supaya ga ketinggalan waktu kita lagi bepergian.

Itu artinya memiliki gawai dengan kapasitas baterai yang besar jadi salah satu poin sebelum kita memutuskan untuk membeli smartphone. Jadi jangan cuma fokus ke tampilan, dan hal-hal lainnya tapi malah melupakan peran baterai yang bisa mensuport kinerja dan sistem operasi smartphone itu sendiri.

Beda cerita kalau kamu punya nya Asus Rog Phone 3 dengan kapasistas baterai 6000mah yang dijuluki dengan Monster Battery. Lupa kali kita kalau hape udah dicas atau belum.

Why It Should be Monster Battery?

Asus di series Rog Phone-nya yang didesain khusus dengan memperhatikan kebutuhan para gamer menjadikan kapasitas baterai yang besar sebagai salah satu unggulan mereka. Sehingga kapasitas “Monster” yaitu 6000mah menjadi pilihan mereka untuk Asus Rog Phone 3.

Baterai yang tahan lebih lama

Kapasitas baterai yang besar menjadikan daya on Asus Rog Phone 3 jauh lebih lama ketimbang smartphone lain dengan kapasitas baterai dibawahnya. Hal ini tentunya menunjang kinerja kita yang pekerjaannya memang bergantung pada gawai terutama buat para gamers.

Mengutip dari website Gizmologi.id di artikel mereka berjudul Review Asus Rog Phone 3;

Dengan penggunaan intensif ala saya, smartphone ini bisa menyala lebih dari 24 jam, dari pagi sampai pagi keesokan harinya. Dengan screen on time rata-rata 6 jam. Menyalakan Always-on Display, AURA RGB selama layar menyala, gunakan jaringan data dan penggunaan video conference atau Google-duo 2- 2.5 jam setiap harinya.

Prasetyo Herfianto

Support Fast Charging up to 30 W

Dengan kapasitas baterai yang ‘Monster’ tentunya bakal memakan waktu yang lama untuk mengisi ulang daya baterai, tetapi tidak untuk Asus Rog Phone 3 ini.

Asus memberikan fitur fast charging 30 W untuk seri ini, sehingga dapat mempersingkat durasi pengisian dayanya. Dan ini adalah fitur yang cukup membantu dimasa sekarang yang semuanya serba cepat.

Kita tentunya nggak punya waktu untuk nontonin hape yang lagi dicas disaat jam sibuk sampai baterainya penuh ya kan. Dan dari beberapa artikel review mengenai Rog Phone 3, aku dapat menyimpulkan bahwa dengan fitur fast charging ini, baterai dapat terisi daya 50% dengan pengecasan yang memakan waktu sekitar 30 hingga 45 menit, dan sekitar 80% selama satu jam lebih.

Menu Power Master yang menarik

Tidak cukup hanya dua poin saja untuk menjelaskan seberapa baik performa si ‘monster’ ini. Masih ada menu Power Master yang menambah deretan keunggulan smartphone gaming rilisan ke-3 dari seri Rog ini.

Benar kalau ada banyak smartphone yang sudah memiliki menu Power Master ini, dan rata-rata smartphone rilisan Asus memang sudah memiliki fitur menu ini. Tapi ada poin yang berbeda untuk Rog Phone 3 sendiri.

Di dalam menu ini, tepatnya pada menu battery care terdapat beberapa mode yang dapat kita pilih saat ingin mengisi daya baterai;

  • Mode Slow Charging pada mode ini, kita dapat mengatur pengisian daya lebih lambat. Misalnya kita ingin mengisi daya baterai saat sedang tidur dimalam hari, kita bisa menyetel dengan menurunkan daya pengecasannya ke 10W. Ini untuk menghindari pengecasan yang terlalu lama setelah gawai terisi penuh sehingga dapat memperpendek usia baterai.
  • Mode Scheduled Charging, pada mode ini, kita bisa mengatur waktu kapan baterai bisa diisi dengan cepat atau lambat. Misalnya kita ingin mengatur pengecasan pada malam hari saja, kita tinggal set pada mode ini waktu yang kita inginkan.
  • Fitur Charging Limit, pada fitur ini kita bisa mengatur batas maksimal pengisian baterai smartphone ini. Terdapat tiga pilihan mode charging limit yang diberikan; 80%, 90% dan 100%. Asus Rog Phone 3 ini loooh, kapasitas baterainya ‘Monster’, rasanya daya 80% saja sudah cukup mumpuni sih untuk pemakaian sehari-hari. Dan jika para gamer asik mabar sambil ngecas baterai saat fitur charging limit ini diaktifkan pada 80 atau 90 persen, kalaupun lupa dan terus-terusan mengecas, hal ini tidak akan mempengaruhi durability baterai Asus ini.

Yang menarik dari Asus Rog Phone 3 ini terletak pada sistem ngecasnya yang bisa diatur.

David, GadgetIn

Support System for the Monster to cooling down and last longer

Dengan desain kece dan prosesor qualcomm snapdragon 865 plus, bisa dipastikan bahwa para gamers bakalan seneng banget dengan keberadaan Asus Rog 3 ini. Puas-puasin deh tu mabar.

“Bakalan gampang panas dong nanti hapenya Thri? Ya sih baterainya gede, terus bisa dipake macem-macem. Tapi kan ntar cepat panas?” – anggap aja netijen.

Maka jangan sedih nona, karena si baterai ‘monster’ ini memiliki sistem pendingin GameCool 3 yang dilengkapi 3D Vapor Chamber dengan desain baru jadinya ga gampang panas kaya waktu ngeliat mantan jalan hepi-hepi sama selingkuhannya.

GameCool 3 hadir dengan heatsink yang lebih besar dari generasi sebelumnya. Heatsink ini dirancang secara spesifik untuk menghantarkan panas dari komponen utama Rog Phone 3 dan melepaskannya di ventilasi udara yang terdapat di bagian belakang smartphone. Sistem tersebut membuat smartphone ini berjalan sempurna tanpa thermal throttling bahkan dalam sesi gaming panjang sekalipun.

Biar lebih mantep ademnya, kamu bisa pasang AeroActive Cooler 3. Pendingin aktif yang disediakan oleh Asus tersebut dapat dipasang sebagai fitur tambahan, yang berfungsi untuk menghadirkan aliran udara serta pendinginan yang lebih baik lagi. Jadinya hape bisa lebih adem dan awet ya kan ya kan.

What a Supportive Monster can do for a Gamer?

Lalu hape keren seperti apa sih yang harus di support sama baterai yang gede-nya kaya monster gini?. Apalagi kalau bukan;

Asus Rog Phone 3 dengan prosesor SnapDragon 865plus

Bayangkan smartphone gaming tanpa baterai yang mumpuni? Maka si baterai monster ini ada untuk mensuport performa dari handphone dengan prosesor tercepat saat ini, yaitu Qualcomm SnapDragon 865plus.

Rog Phone 3 yang merupakan jajaran smartphone gaming premium dan juga terbaru di Republic of Gamers ini menawarkan pengalaman gaming paling powerful. Bersanding dengan 5G mobile Platform, yang hadir bersama gabungan konektivitas ultra-cepat 5G dan Wifi 6.

Jaringan 5 G adalah teknologi terbaru dalam komunikasi yang melebihi standar 4G.

Wifi 6 adalah standar terbaru wifi yang menghadirkan sejumlah peningkatan kecepatan, keamanan dan konektivitas.

Selain itu, smartphone gaming ini dilengkapi dengan layar amoled dengan fitur refresh rate secepat 144Hz/1ms. Serta dukungan fitur 10-bit HDR yang menjadikan sensasi bermain game terasa lebih nyata dan juga responsive.

Layarnya mengantongi sertifikasi dari TUV Rheinland untuk kategori pengujian Low Blue Light dan Flicker Reduced. Ini untuk meminimalisir mata lelah saat harus meantap layar dalam waktu yang lama.

Phone that build for gamers

  • Side Charging Slot. Asus memang ga pernah main-main untuk produk yang diproduksi di lini gaming ini. PC, Rog Phone or even the accesories, semuanya maksimal. Slot charging di Rog Phone 3 ini contohnya, terletak pada sisi samping body handphonenya. Ini untuk lebih memudahkan para player untuk tetap dapat bermain game meski dalam kondisi sedang mengecas sekalipun.
  • Air Trigger 3 Technology. Fitur ini mempermudah gamer bermain selayaknya menggunakan konsol game dengan joystick.
  • Dual Front Speaker. Ini salah satu bagian favorit aku sih, dual speaker ini bikin suara ataupun audio dari game yang kita mainkan makin kece.

Dan seperti yang aku bilang tadi, Asus ga pernah main-main untuk produk-produknya, terlebih di lini gaming ini. Terbukti dengan hadirnya Asus Rog Phone 3 dengan segala keunggulannya yang juga dapat digunakan dengan perangkat tambahan lainnya seperti Rog Kunai Gamepad, Rog TwinView Dock 3, Rog AeroActive Cooling 3, serta aksesories lainnya yang bikin smart phone ini maupun pemiliknya jadi makin kece dan unik. Duh, jadi pengen.

29 Comments

  1. Setuju banget, ngga bawa HP ibarat keluar rumah telanjang, ga pake baju 😀😀😀

    Ke tukang sayur yang lewat pun saya bawa HP karena ada catetan belanja

    Mupeng banget nih Asus Rog Phone 3, saya scroll ke bawah cari harga sebelum baca spec nya satu persatu

  2. ASUS ROG ini beneran top of mind banget kalo udah bicara seputar ponsel gaming ya Mbak.
    Spesifikasinya emang juaraaa banget!
    Beberapa gamers yg aku kenal juga loyal dgn brand ini

  3. Wah ini ASUS baru ya mba. Hp aku juga asus tapi asus versi lama. Aku suka dan percaya ama produk asus mah soalnya udah tahu kualitasnya sih apalagi yang paling aku suka asus itu awet. Nggak cepet rusak. Makanya hp asus lama aku masih ada. Jadi penasaran ama asus baru ini

    • iyaaa mbak, aku juga udah dari 2015 pakai brand asus untuk smartphone. Dan selalu kepo dengan produk2 barunya, terutama ROG ini.

  4. Ahahah…sama banget. Aku juga panik kalo hape ketinggalan. Panik kedua kalo di luar rumah dan batre hape cepet abis. Jadi nggak bisa pesen ojol buat pulang 🙁 Emang mesti pake yang baterenya kuat gini ya biar lebih tennang.

  5. Menjadi idaman banget pastinya nih punya smartphone seperti ini. Produk ASUS banyak yang menggoda untuk dimiliki euy. Ketahanan baterai menjadi pilihan utama pastinya agar bisa lebih lama bermain games tapi meskipun saya bukan gamer tetep suka smartphone yang tahan baterai gini karena dibawa traveling pun jadi lebih awet tanpa bolak balik ngecas ya.

  6. ROG phone ini kelebihannya dibanding Black Shark (yang dikemas dalam koper itu loh) apa ya mbak? Penasaran.. karena keduanya memang untuk gaming kan?

    Etapi yang jelas harganya uwoooowwww

    • Kalau ga salah RogPhone 3 ini dia pakai prosessor nya yang paling tinggi dari Qualcomm mbak, snapdragon 865 plus, kalau yg black shark itu yang tinggi ugak sih dari qualcomm tapi ga yg plusnya.

      Terus, aku juga ada bahas detail spek Rog Phone 3 ini di artikel satu lagi mbak, bisa dicek dicategori <3 <3

    • Bener mbak, karena dia memulai dari software dan hardware laprop dan PC kan yaa, dan kemudian lanjut ke smartphone, untuk urusan teknologi ga diragukan deh.

  7. Wowwwww 6000mah , 4000mah aja aku dah takjub2 dengan kekuatannya, ini 6000 gila sih..bisa tahan lama donk mba.. ga saban sebentar charge. di bandrol brapa ni mba?

    • iyaa mbak 4000mah aja udah kuat yaa kan seharian lebih, yg ini diharga 10 sampai 13 juta mbak, seri Rog Phone 3 ini dijual dengan dua jenis yang dibedakan dari besar RAM dan ROm nya

  8. Si Rog Phone ini unggul banged ya Mbak,, bs lebih tahan lama baterainya. Kadang suka kesel kl musti ngecas hp sehari sekali huhuu….

  9. Mode chargingnya sangat membantu beberapa tipe user sekaligus ya. Ya iya sih, memang HP ini didesain untuk yang suka larut dalam game, tapi juga untuk content creator macam kita.
    Keren banget, HP Rog yang ini

  10. Canggih, aku suka hp seperti ini, apalagi baterainya berdaya besar. Bisa tahan jg nih, soalnya aku gak suka ngegame.

Leave a Reply

Your email address will not be published.