Surakarta dan alasan aku ingin kesana

Rasanya sudah lama tidak jalan-jalan berisi. Semenjak aku bergabung ke sebuah komunitas penikmat sejarah dan budaya di kota Pekanbaru beberapa tahun yang lalu, keingintahuanku atas daerah wisata Indonesia yang menyimpan sejarah begitu besar. Apalagi langkahku rasanya belum bisa bebas lepas dari kota ini. Berhubung tahun 2019 juga masih diawal, tak ada salahnya untuk memiliki Resolusi Traveling 2019 ya kan?.

Menyiapkan rencana perjalanan

Pekanbaru sendiri sudah puas ku jelajahi, mulai dari kawasan tuanya, hingga jejak-jejak Kesultanan Siak yang masih tersisa. Namun, rasa penasaranku masih jauh dari terpuaskan. Karena negara ini menyimpan begitu banyak destinasi wisata sejarah dan budaya yang berlimpah.

Sulit sebenarnya memutuskan satu destinasi dari sekian banyak pilihan yang dimiliki Indonesia. Dari Sabang sampai Merauke berjajar pulau-pulau (malah nyanyi) dan juga kawasan wisata yang sangat menggoda mulai dari wisata sejarah, alam, budaya, religi, kuliner rasanya sangat lengkap mulai dari kota hingga ke pelosok desa. Bahkan masing-masing kota di setiap provinsi di negara ini punya kisah-kisah menarik sendiri.

Mengenal Asuransi Syariah dan Program Wakaf dari PRUsyariah

Assalamualaikum!

Hari Jumat minggu lalu saya dan empat orang teman dari Blogger Pekanbaru memenuhi undangan dari sebuah kegiatan asuransi yang diadakan di salah satu café di kota Pekanbaru. Awalnya saya tidak terlalu tertarik karena memang tidak terlalu memahami pentingnya asuransi dan lagi tidak terlalu nyaman dengan label riba yang dimilikinya.

Ya, klaim bebas riba serta halal adalah hal yang paling diperhatikan oleh kebanyakan masyarakat muslim di Indonesia. Karena tentunya bersinggungan langsung dengan akidah yang diyakini. Serta terkait atas hal-hal yang dilarang dalam praktik kehidupan sehari-hari masyarakat muslim.

Achenk Mirshal Pemantik Semangat Penghijauan Warga KBA Indah Madani

Matahari bersinar terik saat itu, 30 derajat celcius adalah angka yang kerap tertera dilayar gawai pintar setiap kali aku mengecek suhu udara hampir disetiap hari. Beberapa waktu yang lalu juga gambar salah satu sudut kota Pekanbaru yang sampahnya menumpuk karena telat diangkut menghiasi surat kabar.  Beberapa waktu sebelumnya omelan warga yang berseliweran di timeline Instagram soal sampah yang memenuhi got-got hingga menimbulkan banjir dikala hujanpun masih bersisa di kanal pencarian.

Aku sampai skeptis akan kesadaran warga kota ini soal pengelolaan sampah. Dan kerap kali memandang sinis pada ruko-ruko yang menjulang disepanjang jalan di kota Pekanbaru. Kesal karena minimnya kesadaran masing-masing warga untuk membuang sampah pada tempatnya. Kantung-kantung sampah menggantung di tembok depan rumah atau pohon-pohon yang tumbuh ditepi jalan depan rumah mereka menanti para petugas kebersihan mengangkut. 

Sepanjang tahun 2018 banyak aku habiskan memaki ketidak pedulian warga kota ini atas kebersihan lingkungannya sendiri. Hingga pada satu hari di bulan Oktober tahun ini aku bertemu Pak Achenk salah satu korwil kampung berseri Astra di Pekanbaru.

“Kalau jumpa sama bapak pohon berbuah sampah di kampung ni, bapak ludahi muka ketua Rtnya” Ujarnya percaya diri suatu hari di 2014 kepada ibu Cahyo Kumolo yang hendak berkunjung ke RW 04 Kecamatan Labuai Kota Pekanbaru.

A happy single day for shopping at 11.11

Setelah ratusan purnama, akhirnya aku mengetahui antitesis dari Valentine’s Day. Ketika ada hari ibu maka akan ada hari ayah. Dan hari untuk pasangan seharusnya ada dong hari untuk para single-single.Dan tanpa sengaja aku menemukannya YEAY!
 
Sejak satu atau dua tahun belakangan aku suka heran dengan perayaan 11.11 maksudnya apa, kenapa, ada apa? Karena tak terlalu familiar itu aku ya biasa aja. Cuma senang aja ketika ada banyak e commerce yang ngasi diskon ditanggal 11.11 itu.
 
Yes! Yes 11.11 is a China’s Single’s Day. Awalnya ini hanya non official Holiday yang diadakan di China dan dipercaya dimulai sekitar tahun 1993 di Nanjing University dimana beberapa mahasiswa berinisiatif untuk merayakan kejomloan mereka dan memilih tanggal 11 November sebagai hari nasional. Di hari ini mereka yang single merayakan kebahagiaan bersama para sahabat atau keluarga. Mereka akan berkumpul makan-makan atau berbelanja. Hingga pada akhirnya di tahun 2009 Festival 11/11 dimulai. Dimana ecommerce memberikan diskon besar-besaran dan berlanjut hingga hari ini.

Camping Bernas, Perkemahan berisi memperingati sumpah pemuda 2018

Jika hendak mengenal orang berbangsa
Lihat kepada budi dan bahasa
Gurindam 12 Pasal 5 ayat 1

Sudah 90 tahun lepas pemuda negeri ini berkumpul dan berikrar atas nama Indonesia. Bahkan jauh sebelum teriakan kemerdekaan memenuhi seluruh negri. Jelas tertulis bahwa kemerdekaan negara ini tak lepas dari perjuangan para pemudanya untuk saling bersatu padu mengibarkan bendera Merah Putih dan semangat akan kecintaan mereka pada tanah air.

Semangat itu pula yang terus dibawa hingga kini. Di mana isu-isu perpecahan mudah sekali ditiupkan lewat media-media yang dekat dengan keseharian kaum mudanya.

Di tahun 2018, dimana kehidupan sosial ummat lebih banyak dihabiskan di sosial media menyebabkan dunia ini sudah tidak memiliki batas-batas tertentu.  Informasi dengan mudahnya melintas dari satu benua ke benua lain, ke satu daerah ke daerah lain. Ini pula yang  menyebabkan pengaruh budaya asing dengan mudahnya diserap oleh masyarakat. Tidak ada yang salah, hanya saja kecintaan akan budaya kita sendiri terlihat mulai berkurang.