Memaksimalkan Gadget biar Ibadah Ramadhan Update with Honor Smartphone

Assalamu’alaikum teman-teman!

Apa kabar Ramadhannya? Semoga lancar jaya ya.

Banyak yang bilang bahwa ketergantungan akan gadget membuat kita lalai akan banyak hal. Ya, karena keasikan scrolling sosial media, atau kepoin gosip-gosip artis yang biasanya lebih cepat update dari akun-akun gosip di Instagram ketimbang di tv. Terus ngegosip dengan teman nun jauh disana juga jadi gampang aja gitu. Haha hihi gajelas sampe lupa kalo laki udah pulang kerja terus kita belum sempat nyiapin penganan untuk berbuka.

Ya itu lah, gadget jadi dipandang jelek karena kebiasaan orang-orang yang nggak smart padahal gawainya katanya pinter. Ini kayanya ngomongin diri sendiri aja sih hahaha.

Mocha Peanut Butter Smoothie with Skippy

Assalamu’alaikum teman-teman!

Gimana puasanya? Semoga lancar ya.

Siapa yang kalau berbuka sukanya makan roti dengan selai kacang? Ga ada ya? Hahahha sebenarnya aku termasuk orang yang suka roti dengan selai kacang. Selain enak, selai kacang bisa menahan rasa lapar lebih lama ketimbang selai yang lainnya.

Kalau di Indonesia, kepopuleran selai kacang hanya sebatas olesan roti kali ya. Tetapi ternyata si selai kacang ini merupakan salah satu bahan makanan yang disukai para penggiat diet dan olahraga karena kandungan proteinnya yang cukup tinggi serta cocok masuk ke dalam menu diet harian. Terutama selai kacang organik yang jauh dari pemanis serta pengawet sintetis.

Merawat Kulit Keringku dengan Manfaat Susu Kambing dari Velvy


Halo…!

 
Sebagai perempuan yang memiliki kulit tubuh lumayan kering, tinggal di kota Pekanbaru di mana matahari bersinar cerah ceria sepanjang tahun merupakan tantangan tersendiri. Belum lagi dengan keterlambatanku mengakrabkan diri dengan berbagai jenis pelembab. Yang mengakibatkan kulit tubuhku terlihat jauh lebih kering bila dibandingkan dengan teman-teman seusiaku.
 
Atas kelalaian tersebut pulalah aku menjadi cukup kesulitan dalam menemukan produk perawatan yang cocok. Ya, penyesalan memang selalu datang terlambat, jika datangnya kepagian itu namanya panitia pendaftaran. Aku harus menerima konsekuensi untuk bersabar dalam menemukan produk yang cocok. Terkadang, atau bahkan seringkali kulitku tidak cukup terhidrasi jika memakai body lotion untuk kulit kering sekalipun. Kebayang dong sayangnya duit yang sudah dikeluarkan untuk produk yang tidak memenuhi kebutuhan hidrasi kulit kita. Rasanya gemes, tapi ngga bisa langsung marah-marah juga.

Surakarta dan alasan aku ingin kesana

Rasanya sudah lama tidak jalan-jalan berisi. Semenjak aku bergabung ke sebuah komunitas penikmat sejarah dan budaya di kota Pekanbaru beberapa tahun yang lalu, keingintahuanku atas daerah wisata Indonesia yang menyimpan sejarah begitu besar. Apalagi langkahku rasanya belum bisa bebas lepas dari kota ini. Berhubung tahun 2019 juga masih diawal, tak ada salahnya untuk memiliki Resolusi Traveling 2019 ya kan?.

Menyiapkan rencana perjalanan

Pekanbaru sendiri sudah puas ku jelajahi, mulai dari kawasan tuanya, hingga jejak-jejak Kesultanan Siak yang masih tersisa. Namun, rasa penasaranku masih jauh dari terpuaskan. Karena negara ini menyimpan begitu banyak destinasi wisata sejarah dan budaya yang berlimpah.

Sulit sebenarnya memutuskan satu destinasi dari sekian banyak pilihan yang dimiliki Indonesia. Dari Sabang sampai Merauke berjajar pulau-pulau (malah nyanyi) dan juga kawasan wisata yang sangat menggoda mulai dari wisata sejarah, alam, budaya, religi, kuliner rasanya sangat lengkap mulai dari kota hingga ke pelosok desa. Bahkan masing-masing kota di setiap provinsi di negara ini punya kisah-kisah menarik sendiri.

Achenk Mirshal Pemantik Semangat Penghijauan Warga KBA Indah Madani

Matahari bersinar terik saat itu, 30 derajat celcius adalah angka yang kerap tertera dilayar gawai pintar setiap kali aku mengecek suhu udara hampir disetiap hari. Beberapa waktu yang lalu juga gambar salah satu sudut kota Pekanbaru yang sampahnya menumpuk karena telat diangkut menghiasi surat kabar.  Beberapa waktu sebelumnya omelan warga yang berseliweran di timeline Instagram soal sampah yang memenuhi got-got hingga menimbulkan banjir dikala hujanpun masih bersisa di kanal pencarian.

Aku sampai skeptis akan kesadaran warga kota ini soal pengelolaan sampah. Dan kerap kali memandang sinis pada ruko-ruko yang menjulang disepanjang jalan di kota Pekanbaru. Kesal karena minimnya kesadaran masing-masing warga untuk membuang sampah pada tempatnya. Kantung-kantung sampah menggantung di tembok depan rumah atau pohon-pohon yang tumbuh ditepi jalan depan rumah mereka menanti para petugas kebersihan mengangkut. 

Sepanjang tahun 2018 banyak aku habiskan memaki ketidak pedulian warga kota ini atas kebersihan lingkungannya sendiri. Hingga pada satu hari di bulan Oktober tahun ini aku bertemu Pak Achenk salah satu korwil kampung berseri Astra di Pekanbaru.

“Kalau jumpa sama bapak pohon berbuah sampah di kampung ni, bapak ludahi muka ketua Rtnya” Ujarnya percaya diri suatu hari di 2014 kepada ibu Cahyo Kumolo yang hendak berkunjung ke RW 04 Kecamatan Labuai Kota Pekanbaru.