[REVIEW] Sehari Bersama Asus ZenPower Slim

Mei 23, 2018
Halo readers! Apa kabar?

Maaf untuk lama tidak update blog ini. Kehidupan zaman sekarang sudah tentu tidak terlepas dengan keberadaan gawai. Salah satu gawai yang pasti dimiliki oleh hampir setiap orang tentunya adalah handphone atau smartphone.

Dan yang namanya gawai tentunya memiliki energi yang akan habis jika kita lupa untuk mengisi ulang daya baterainya dong ya. Apalagi jika kita tipe orang yang aktif menggunakan benda-benda tersebut.

Seperti halnya saya yang memang sering kesana kemari dan belum lagi sering lupa untuk mengecek baterai smartphone yang saya miliki. Seringkali smartphone saya kehabisan baterai disaat-saat penting.

Apalagi smartphone yang saya miliki merupakan brand Asus seri Zenfone 2 yang diproduksi sekitar tiga tahun yang lalu. Dengan pemakaian yang sudah cukup lama serta benyaknya aplikasi yang saya unduh seringkali menguras daya baterai lebih cepat dari biasanya.

Lalu. JENG JEEENG!.

Saya menemukan Asus Zenpower Slim 6000 (Gilaaaakk udah kayak iklan radio jaman kapan XD)


Untuk tipe perempuan yang memang tidak bisa diam maka isi tas saya akan sangat beragam. Mulai dari catatan, laptop, peralatan touch up, mukena dan lain-lain. Pokoknya apapun yang saya butuhkan dalam satu hari akan saya masukkan dalam satu tas. Ditambah lagi saya yang juga merupakan pengendara sepeda motor tentunya tidak bisa membawa banyak tas. Selain itu kita juga sudah sama-sama tahu bahwa beban tas yang kita bawa tidak boleh melebihi sepuluh persen berat tubuh untuk tetap menjaga proporsi badan yang baik.

Dengan adanya Asus Zenpower Slim ini saya cukup terbantu ketika sedang butuh mengisi daya cas baterai smarphone saya apa bila saya tidak menemukan colokan atau colokan penuh atau memang tidak sempat berhenti lama untuk mengisi ulang daya baterai tersebut.

Dengan berat yang hanya 170 gram. Asus Zenpower Slim ini tak memberi tambahan berat yang berarti didalam tas saya. Lagi pula dengan daya sebesar 6000 mAH serta fitur fastchargingnya menjadikan pengisian baterai jadi lebih cepat.


Selain memperhatikan berat dan kecepatan dalam mengisi baterai, desain dari powerbank produksi Asus ini juga terlihat eksklusif dengan material yang cukup kokoh, pas dipegang dan tentu saja slim. Selain itu, teknologi Asus juga memperhatikan kontrol suhu terhadap daya masuk dan keluar dari powerbank ini. 

Kesan saya pribadi setelah sehari menggunakan Asus Zenpower Slim ini cukup baik. Saya menyukai bentuknya yang terlihat elegan dan eksklusif. Terlebih kecepatannya dalam mengisi baterai juga sangat memuaskan. Powerbank ini mampu untuk mengisi full smartphone Asus Zenfone 2 ZE551ML milik saya yang tadinya lowbat dan hanya berisikan sekitar lima belas persen daya. 

Saya hanya perlu memasang kabel cas powerbanknya ke port pengisian baterai smartphone saya dan meletakkannya begitu saja di dalam tas bahkan saya lupa untuk menonaktifkan paket datanya selama pengecasan. Mungkin itu yang kemudian menyebabkan gawai dan powerbank terasa panas ketika pengecasan telah selesai.

Begitulah kesan yang saya terhadap Asus Zenpower Slim ini. Semoga membantu kalian ya!. Dan buat kamu yang ingin mengetahui secara detail spesifikasi produk ini bisa langsung klik disini.







6 komentar:

  1. Me : Wah mau dong powerbank nya kak. Warna merah nya cantik sekali...
    Sist : beli dong Ca.
    ....oke baiklah

    BalasHapus
  2. Ahahaha ini dia powerbank yg heboh itu ya..

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.